Main Article Content

Abstract

ABSTRAK


Pubertas merupakan fase perkembangan penting yang dialami setiap remaja dan ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, serta sosial. Kurangnya pengetahuan mengenai masa pubertas pada remaja putri dapat menyebabkan berbagai permasalahan, seperti ketidaktahuan dalam menjaga kebersihan organ reproduksi, ketidaknyamanan saat menstruasi, dan ketidaksiapan menghadapi perubahan tubuh.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian edukasi video tentang kesehatan reproduksi dengan tingkat pengetahuan masa pubertas pada remaja putri di SMP Negeri 2 Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif  analitik dan desain cross-sectional study. Dilakukan pada bulan Mei 2025, penelitian dengan teknik total sampling terhadap 130 responden teknik pengolahan data melalui editing, coding, entry, tabulating, cleaning dan analisis  data univariat dan bivariat, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori pengetahuan tinggi meningkat dari 2,3% menjadi 61,5%. Hasil uji Spearman menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara keterlibatan siswa dalam menyimak video dengan peningkatan pengetahuan (p = 0,000; ρ = 0,902). Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi video efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang masa pubertas. Diharapkankan agar media video dimanfaatkan secara optimal dalam program pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah.


 


Kata Kunci :  pubertas, edukasi video, remaja putri, kesehatan reproduksi


 


Puberty is an important developmental phase that every adolescent experiences, marked by biological, psychological, and social changes. A lack of knowledge about puberty among adolescent girls can lead to various problems, such as a lack of awareness in maintaining reproductive organ hygiene, discomfort during menstruation, and unpreparedness for bodily changes. This study aims to determine the relationship between providing video education about reproductive health and the level of knowledge about puberty among adolescent girls at SMP Negeri 2 Luhak Nan Duo, West Pasaman Regency. This research used a quantitative method with a descriptive analytical approach and a cross-sectional study design. Conducted in May 2025, the study used a total sampling technique for 130 respondents. Data processing techniques included editing, coding, entry, tabulating, cleaning, and univariate and bivariate data analysis. The results showed that the high knowledge category increased from 2.3% to 61.5%. The Spearman test results indicated a very strong and significant relationship between student involvement in watching the video and the increase in knowledge (p = 0.000; ρ = 0.902). The conclusion of this study is that video education is effective in increasing adolescent girls' knowledge about puberty. It is hoped that video media will be optimally utilized in reproductive health education programs in schools


Keywords: puberty, video education, adolescent girls, reproductive health

Article Details

How to Cite
Rizawati, R., & eliwarti. (2026). H Hubungan Pemberian Edukasi Video Tentang Kesehatan Reproduksi Dengan Pengetahuan Masa Pubertas Pada Remaja Putri Di Smp Negeri 2 Luhak Nan Duo Pasaman Barat. Jurnal Amanah Kesehatan, 7(2), 57-66. https://doi.org/10.55866/jak.v7i2.320